Begini Aja ? Simak Deh 3 Cara Mudah Membuat Lanyard Ini !
Sering digunakan untuk menggantung kartu identitas, ternyata cara sebabkan lanyard lumayan mudah. Tali gantungan yang umumnya berbahan polyester atau nylon berwarna ini disempurnakan stopper atau kait lanyard, dan ada didalam bermacam ukuran merasa dari 1 cm sampai 3 cm.
Kegunaan Tali Lanyard
Tali lanyard paling banyak digunakan untuk menggantung kartu identitas. Selain itu, dapat terhitung dipakai untuk menggantung ponsel serta sebagai gantungan kunci. Bisa terhitung digunakan sebagai gantungan barang-barang enteng dan ringkas lainnya, seperti kamera kecil, flashdisk, pulpen, ataupun dompet.
Yang paling menarik, tali lanyard efektif digunakan sebagai sarana promosi. Selain harganya terjangkau dan enteng dibawa, lanyard terhitung dapat didesain dengan bermacam macam warna.
Cara Sederhana Membuat Lanyard
Untuk sebabkan tali lanyard, Anda dapat memakai dua metode, yakni printing dan sablon. Tali lanyard sablon harganya cenderung lebih tidak mahal daripada printing. Namun karena warna yang digunakan terbatas, pilihan desainnya pun menjadi terbatas cetak lanyard .
Sedangkan tali lanyard yang dibikin dengan metode printing dapat diproses dengan bermacam warna sehingga desainnya dapat jadi banyak ragam sesuai keinginan, bahkan full color sekalipun.
Bila idamkan mencoba sebabkan sendiri, Anda dapat mengikuti cara sebabkan lanyard dengan tehnik printing atau sablon berikut ini.
1. Buat Tali Lanyard dengan Stopper dan Kait
Siapkan bahan tali yang Anda idamkan gunakan, seperti polyester atau nylon. Siapkan pula stopper, kait lanyard, dan gunting sebagai pelengkap. Kemudian mengikuti langkahnya di bawah ini.
Potong tali menjadi dua bagian. Bila idamkan sebabkan dengan ukuran 85cm, maka potong menjadi dua; 80cm dan 5cm.
Jahit atau paku untuk menyambung tali yang lebih panjang dengan stopper.
Jahit atau paku pengait ke tali kedua.
Satukan dengan stopper.
Nah, tali lanyard Anda siap untuk digunakan.
2. Mencetak Desain
Pada tahap lanjut cara sebabkan lanyard ini, Anda perlu mengayalkan rencana desain yang bakal dicetak terhadap tali lanyard. Untuk itu dibutuhkan lebih dari satu persiapan, diantaranya menghimpun bahan desain seperti warna, tulisan, dan logo.
Untuk memudahkan, Anda dapat memakai software desain grafis seperti Adobe Ilustrator atau Corel Draw. Jangan lupa untuk sesuaikan layout sehingga hasilnya sesuai terhadap bahan tali yang telah Anda buat sebelumnya.
Setelah desain jadi, maka siap dicetak. Nah untuk mencetak desain, Anda dapat memakai dua teknik, sablon dan digital printing. Yang manakah yang lebih enteng untuk Anda? Mari kami bahas keduanya.
Baca Juga: Pengertian Dan perbedaan Lanyard Sablon Dan Printing
A. Percetakan Digital
Gambar atau logo yang telah selesai didesain seterusnya dicetak memakai printer dengan memakai type kertas transfer paper dan memakai tinta khusus. Desain yang telah dicetak nanti bakal ditransfer ke bahan tali polos putih.
Walau harganya lebih mahal daripada lanyard sablon, bagi Anda yang menyukai desain penuh warna dan lebih memikat mata, maka percetakan digital pas untuk Anda.
B. Sablon
Teknik ke dua didalam cara sebabkan lanyard adalah sablon manual. Untuk membuatnya, Anda terhitung perlu mempersiapkan desain terutama dahulu dengan bantuan komputer. Setelah itu, cetaklah desain Anda memakai print laser terhadap kertas kalkir, yang lantas bakal digunakan untuk sebabkan film terhadap screen.
Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Film Sablon Dari Kertas HVS?
Screen yang digunakan didalam tehnik sablon untuk lanyard tidak seperti yang digunakan terhadap sablon kaos, bakal tapi lebih kecil. Bentuk screen pun memanjang, sesuai wujud tali. Teknik sablon ini butuh pengalaman menyablon, menjadi andaikan dibandingkan dengan tehnik print, cara ini lebih sulit.